Copyright © 2010-2013
Selasa, 31 Agustus 2010

Day #28: Substitute

"You and I have a special talent, and I saw it immediately. We’re the substitute people. I’ve been the substitute person my whole life. I like it that way. It’s a lot less pressure."


Kalimat di atas diucapkan oleh Claire Colburn kepada Drew Baylor, dua tokoh utama dari film Elizabethtown. Persepsi saya, kalimat itu dikatakan Claire untuk meyakinkan Drew bahwa ia tidak suka merasa dibutuhkan dan juga merasa membutuhkan selama menjalin hubungan percintaan. Seperti status orang pengganti yang biasanya tidak membutuhkan banyak syarat. Karena paling tidak ia sudah melaksanakan tugasnya sebagai pengganti.

Pengganti ada untuk mengisi kekosongan. Atau dapat menjadi alternatif dari sesuatu yang sudah lebih dulu ada. Ya, pengganti akan selalu berkaitan dengan masa lalu. Dibandingkan dan disamakan. Pengganti kerap dianggap sebagai terbaik nomer dua. Sedangkan nomer pertamanya, pastinya yang ada sebelumnya. 

Namun hal tersebut tidak selamanya benar. 

Pengganti juga bisa dianggap sebagai sebuah perbaikan dari sesuatu di masa lalu. Akan lebih berarti jika kita dapat mengganti hal-hal buruk yang telah kita lakukan sebelumnya. Pengganti juga dapat menjadi opsi baru yang menyegarkan dari sesuatu yang telah usang yang memang perlu diganti.

Pengganti tidak selalu dikaitkan dengan sesama saja. Namun juga dapat mengganti kesalahan di belakang dan juga untuk mengganti keadaan yang tidak nyata.

Elizabethtown ini menjadi salah satu contoh film dimana subtitusi menjadi kata kunci bagi keseluruhan cerita. Film ini menunjukkan, apa yang sebelumnya menyakitkan dapat diganti oleh kesembuhan. Apa yang sebelumnya dipenuhi kegagalan, dapat tergantikan oleh kemenangan.

"I want you to get into the deep beautiful melancholy of everything that's happened, " pinta Claire kepada Drew yang baru memulai perjalanan darat yang telah dirancang Claire untuknya.

Dan di akhir perjalanan, Drew lalu menyadari semua kesedihannya kini telah tergantikan oleh kebahagiaan.


0 comments:

Poskan Komentar